Berkendara di Tangerang dan Denpasar Bikin Bahagia

Jakarta, Otomania – Ada temuan menarik dari survey Indeks Kebahagiaan Berkendara (IKB) 2016 yang diselenggarakan Otomotifnet beberapa waktu lalu. Dalam survei yang melibatkan responden di 30 provinsi di Indonesia tersebut, kota Tangerang, Banten dan Denpasar, Bali terpilih sebagai kota tempat dimana pengendara mobil dan motornya paling bahagia. Hendy Adhitya, perencana riset pemasaran di Gramedia Group, mengatakan kedua daerah ini mendapat hasil perhitungan kepuasan dari responden terhadap kendaraannya lebih tinggi dari daerah lain. Ini artinya pengendara di Banten dan Denpasar, puas terhadap ekspektasi kendaraan serta lingkungan berkendara di sekitarnya. “Setelah diteliti, kedua daerah ini memiliki hasil yang lebih besar nilainya dibanding daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Hendy. Penelitian IKB menggunakan perhitungan dua dimensi yakni indeks kepuasan terhadap kendaraan (fisik, performa, penampilan) serta indeks emosi berkendara (lingkungan, lalu lintas, sikap pengendara lain). Kedua dimensi ini diwujudkan dalam bentuk 109 pertanyaan yang harus diisi oleh responden sehingga nantinya terdapat nilai yang mengukur dan menghasilkan indeks kebahagiaan berkendara. Maka dari total 3.086 responden, kota Banten Tangerang memiliki nilai kepuasan kondisi kendaraan yang lebih tinggi dari daerah lain. Ini artinya, pengendara mobil di Banten, puas dengan kondisi serta performa mobil yang mereka miliki. “Dari pertanyaan yang diajukan, setelah diteliti ternyata orang Banten lebih puas dengan performa mobil miliknya dibanding daerah lain. Artinya pengendara di Tangerang sudah terpenuhi ekspektasinya dibandingkan pengendara di daerah lain dalam soal mobil. Uniknya hasil ini sama dengan survei tahun lalu yang menempatkan pengendara mobil di kota Tangerang paling berbahagia ,” terang Hendy. Pengendara sepeda motor di Denpasar Bali unggul di nilai mengenai emosi berkendara yakni respek terhadap pengguna kendaraan lain. Salah satu nilai tertinggi didapat karena perilaku pengendara sepeda motor di Bali yang taat berhenti di belakang garis saat di lampu merah. “Pengendara sepeda motor di Bali dari hasil survei mampu menciptakan lingkungan berkendara yang nyaman sehingga penilaian indeks kebahagiaan berkendara paling tinggi dari daerah ini,” tutup Hendy.

Sumber: Otomania.com