Guardiola baru merasa jadi pelatih setelah latih City

Josep Guardiola mengatakan baru merasakan sebagai pelatih sebenarnya ketika melatih Manchester City. Sebab bersama tim Inggris ini, Guardiola menghadapi tantangan-tantangan yang lebih sulit dibanding dengan ketika melatih Barcelona atau Bayern Munchen.Pelatih asal Spanyol tersebut melatih The Citizens sejak awal musim ini. Bersama tim barunya, Guardiola diharapkan bisa mengulangi kesuksesannya seperti di La Liga dan Bundesliga.Harapan itu ternyata masih sulit dipenuhi. Manchester City besutan Guardiola musim ini baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah mengalami kekalahan dari AS Monaco. Ini adalah pertama kalinya Guardiola gagal mengantar timnya melaju ke semi final dalam kompetisi ini.Di Premier League, peluang City menjadi juara juga cukup sulit karena dominasi yang ditunjukkan Chelsea musim ini. Dengan demikian, satu-satunya harapan City menjadi juara adalah di kompetisi FA Cup. Di final nanti, mereka akan bertemu dengan Arsenal.Sejauh ini, kata Guardiola, City memang belum bisa bermain seperti yang ia harapkan. Ia menjelaskan masih butuh waktu untuk membuat timnya saat ini bisa bermain seperti tim-tim yang pernah ia tangani sebelumnya.”Membutuhkan waktu lebih lama membuat tim ini menjadi seperti yang saya inginkan. Di klub lain, karena beberapa alasan, lebih sedikit membutuhkan waktu. Di sini lebih panjang,” kata Guardiola pada Sky Sport News.”Itulah yang saya suka. Ini adalah pertama kalinya saya merasa menjadi pelatih sungguhan. Di tempat lainnya saya beruntung menjadi pelatih.””Ini adalah pertama kalinya ingin membantu tim, bukan hanya menjadi juara, tapi juga cara kami bermain sehingga orang-orang akan mengatakan, “Pep melakukannya lagi bersama tim Inggris seperti Manchester City,” jelasnya.(sky/shd)

thesteelersjerseysshop.com Situs Bola Online dengan Pasaran Bola Terlengkap Sumber: Merdeka.com