Fernando Torres: Liverpool Jadikan Saya Sebagai Kambing Hitam!

Bagi Torres, ia hanya dijadikan sebagai kambing hitam saja oleh klub dan Liverpool disebutnya tak pernah mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dibalik penjualan dirinya yang saat itu berhasil membuatnya menjadi pemain termahal di Premier League.
Torres bergabung ke Liverpool dari Atletico pada 2007 lalu dan langsung menjadi idola fans. Gelontoran gol demi gol darinya membuatnya begitu dicintai fans dan begitu pula oleh kapten Liverpool kala itu, Steven Gerrard. Tapi anehnya, pada Januari 2011 sang bintang malah pergi ke Chelsea dengan harga 50 juta pounds! Saat itu fans Liverpool merasa marah dan mengecap Torres sebagai pengkhianat.
Dalam versi yang dikemukakan Torres, ia hanya menjadi korban dari masuknya Fenway Sports Group yang saat itu menjadi pemilik anyar Liverpool. Menurut penuturan Torres, kala itu mereka bermaksud untuk melakukan perombakan terhadap tim alias membangun sesuatu yang baru dari awal lagi. Keinginan tersebut ternyata tak sejalan dengan Torres yang berharap Liverpool sesegera mungkin menjadi juara.
(Damien) Comolli (Direktur Sepakbola Liverpool) mengatakan pada saya bahwa pemilik baru (Fenway Sports Group) punya ide tersendiri terkait bagaimana mereka mengalirkan dana investasi mereka di Liverpool. Mereka ingin membeli para pemain muda, membangun sesuatu yang baru. Saat itu saya berpikir bahwa itu pastinya butuh waktu entah itu dua, tiga, empat, atau bahkan 10 tahun, jelas El Nino.
Dan saya tidak punya waktu untuk itu. Saat itu saya berusia 27 tahun dan tak bisa menunggu karena saya datang ke Liverpool untuk menjadi juara. Bahkan sekarang, Liverpool masih berada di tempat seperti ketika saya pergi dahulu. Liverpool tidak mau mengakui bahwa mereka melakukan kesalahan terhadap tim dan mereka hanya mencari kambing hitam saja.
Pada saat itu, Liverpool menghabiskan dana penjualan Torres untuk mendatangkan Luis Suarez dan Andy Carroll. Sayangnya, hanya Suarez yang sukses di Anfield sementara Carroll gagal total disana meski didatangkan dengan dana besar. Setelahnya, Liverpool seperti kesulitan mencari striker tetap di dalam timnya. Memang ada Daniel Sturridge, namun ia tidak bisa terlalu diandalkan karena lebih sering mengalami cedera.

thesteelersjerseysshop.com wap sbobet com Sumber: Sidomi